Kok ceritanya tentang TMP ? nggak gaul banget sih ?
yah, mungkin itu sebagian yang terlewat dari pikiran teman-teman. yah, sebenernya ini adalah pengalaman saya sendiri, tepatnya waktu saya datang kesana,
saya pengin cerita, ini bukan cerita mistis, hanya realita saat ini. saya datang ke TMP tepatnya pukul 16.15, saya datang sendiri dengan maksud dan tidak lain hanyalah mendoakan, Ya, yang saya tau bahwa seseorang yang berjasa untuk Indonesia, tentu kita sebisa mungkin menghormatinya, salah satunya dalah mendoakannya. Bukan syirik, dan bukan pula musyrik. Setelah saya rasa cukup berdoa, saya berniat pulang. Di tengah jalan menuju, gerbang saya mampir dulu ke tempat orang yang menjaga dan merawat Taman Makam Pahlawan.
Beliau bercerita banyak kepada saya, salah satu yang begitu tragis saat ini adalah jiwa para pemuda sekarang. Kita tahu bahwa kita hhidup di negara yang berkembang, dimana budaya dan teknologi masuk dengan begitu mudahnya, dan sayangnya kita belum bisa menyaring mana yang baik dan mana yang buruk. Kini pemuda mungkin lupa akan sosok yang telah menjadikan mereka merdeka, menjadikan mereka bebas dari tekanan penjajah. Yah, mungkin mereka akan mengatakan "itu kan takdir Tuhan!". Saya tahu semua takdir Tuhan, tapi siapa yang berusaha untuk memerdekakan ?
Dalam batin saya, saya hanya bisa berkata " oh ya, apa yang dikatakan bapak itu benar, yah, kita generasi muda disibukkan duniawi, yah hampir bisa disebut sekuler". Dari sini saya dapat mengambil sebuah kesimpulan umum bahwa generasi muda telah melupakan jas merah.
Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman :
1. bahwasanya kita bisa seperti ini karena Pahlawan kita
2. Kita jangan pernah lupakan jasa para Pahlawan kita
3. Mari kita introspeksi diri kita, untuk lebih menghargai jasa Pahlawan kita, jangan lupa doakan
Pahlawan kita.
Semoga kita menjadi generasi berkepribadian Pancasila, dan bisa bermanfaat buat negeri Indonesia. Salam Semangat !
SONIDANENI
SONIDANINE
SINODANENI
SINODANINE
SINIDANONE
SINIDANENO
NINODANISE
INDONESIA
NB: Berbeda-beda tapi tetap satu
Category:
1 komentar
Begitu Mulianya Sang Pemaaf
mungkin ada yang udah pernah dengar cerita ini...
buat yang belom tau mungkin berguna...
buat yang udah tau ya sekedar mengingatkan aja...
ceritanya kurang lebih begini...
suatu saat datanglah seorang sahabat kepada rasulullah...
rasulullah berkata padanya, apakah engkau ingin melihat salah seorang
penghuni surga...dia belum meninggal, tapi namanya sudah tercantum di
pintu surga...
siapakah dia, kata sahabat...
kemudian rasulullah menunjukkan seorang...
seorang yang cuma kuli panggul saja...
sang sahabat penasaran...
ia mendatangi si kuli panggul ini...
ia berkata, sobat bolehkah saya menginap di rumahmu...
saya tidak punya rumah yang bagus, kata si kuli panggul...
rumah saya begitu jelek, lanjutnya...
sahabat berkata, tidak apa-apa... saya punya masalah dengan keluarga
saya...
jadi saya perlu tinggal di luar rumah beberapa saat...
Oooh... boleh saja, kata sang kuli panggul...
sebenarnya sahabat tidak mempunyai masalah dengan keluarganya...
ia hanya ingin mengetahui apa yang diperbuat sang kuli panggul di
malam
hari sehingga namanya sudah tercatat di pintu surga...
padahal ia saja yang setiap malam bangun sholat dan berdzikir,
rasulullah
tidak mengatakannya sebagai penghuni surga...
jadilah sang sahabat menginap di rumah sang kuli panggul...
malam pertama lewat begitu saja... sang kuli panggul bahkan tidak
bangun
malam... ia tidur terlelap saja... setelah sholat isya...
sang sahabat makin penasaran...
malam kedua juga begitu...
sang kuli terlelap dengan enaknya...
malahan sampai mendengkur...
ia sama sekali tidak bangun malam...
sampai malam ketiga tidak ada perubahan...
sahabat akhirnya mendatangi rasulullah...
mengadukan semua kejadian itu...
rasululah berkata, tanyalah kepadanya mungkin dia punya amalan
tertentu...
sahabat kembali mendatangi sang kuli panggul...
si kuli panggul berkata, aku tidak punya amalan tertentu...
paling-paling tiap malam aku hanya berdoa pada Allah...
sahabat kembali kepada rasulullah dan mengatakan semua itu...
rasulullah berkata, ya doa itulah yang mengakibatkan ia tercantum
sebagai
penghuni surga...
sahabat dengan rasa penasaran yang makin memuncak kembali mendatangi
si
kuli panggul dan menanyakan doa apa yang ia panjatkan setiap malam...
si kuli panggul berkata, di dalam doa saya berkata bahwa
saya memaafkan
orang-orang yang telah menyakiti saya, orang-orang yang berbuat salah
pada
saya baik sengaja maupun tidak sengaja, sesungguhnya saya ingin meniru
sifat-sifat Allah, sifat-sifat pengasih (arrahman) dan penyayang
(arrahim)
yaitu sifat Allah yang memaafkan hambanya yang melakukan kesalahan.
Kemudian saya tidur dengan hati yang bersih... sehingga tidur saya pun
begitu nyenyak dan tentram...
sahabat mengatakan semua itu pada rasulullah...
rasulullah berkata, ya orang itu tercantum namanya di pintu surga
karena
doanya itu...
ia adalah orang yang begitu bersih hatinya...
kebersihan hati dan rasa pemaaf itulah yang membuat Allah mencantumkan
namanya di pintu surga...
subhanallah...
Cheers;
No human relation gives one possession in another - every two souls are
absolutely different. In friendship or in love, the two side by side
raise
hands together to find what one cannot reach alone. (Khalil Gibran from
Mary
Haskell's JournalJune 8, 1924.)
SOURCE :http://bangdolfi.blogspot.com/2012/05/begitu-mulianya-sang-pemaaf-menurut.html
Category:
0
komentar
Kita Wajib Tahu tentang ini :
1. Jogjakarta, 12 Nopember 1945
Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya, sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagi pula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh.
Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga.
2. Jogjakarta, 1 Januari 1946
Tentara bukan merupakan suatu golongan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yg berdiri diatas masyarakat, tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.
3. Jogjakarta, 17 Pebruari 1946
Kami tentara Republik Indonesia akan timbul dan tenggelam bersama negara.
4. Jogjakarta, 25 Mei 1946
Sanggup mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negara Republik Indonesia, yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, sampai titik darah penghabisan.
5. Jogjakarta, 27 Nopember 1946
Karena kewajiban kamulan untuk tetap pada pendirian semula, mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa kita seluruhnya.
6. Jogjakarta, 5 Oktober 1949
Pelihara TNI, pelihara angkatan perang kita, jangan sampai tni dikuasai oleh partai politik manapun juga.
Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan parjurit yang mudah dibelokkan haluannya, kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara.
7. Jogjakarta, Januari 1948
Bahwa kemerdekaan satu negara, yang didirikan diatas timbunan runtuhan ribuan jiwa-harta-benda dari rakyat dan bangsanya, tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia siapapun juga.
8. Jogjakarta, 17 Agustus 1948
Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntu bela, siapapun lawan yang aku hadapi.
9. Jagjakarta, 1 Agustus 1949
Bahwa satu-satunya hak milik nasional/republic yang masih utuh tidak berubah-ubah, meskipun harus mengalami segala macam soal dan perubahan, hanyalah angkatan perang Republik Indonesia (Tentara Nasional Indonesia)
10. Jogjakarta, 4 Oktober 1949
Jangan mudah tergelincir dalam saat-saat seperti ini, segala tipu muslihat dan provokasi-provokasi yang tampak atau tersembunyi dapat dilalui dengan selamat, kalau kita waspada dan bertindak sebagai patriot.
Angkatan perang Republik Indonesia lahir dik medan perjuangan kemerdekaan nasional. Ditengah-tengah dan dari revolusirakyat dalam pergolakan membela kemerdekaan itu, karena itu angkatan perang Republik Indonesia adalah :
1. Tentara Nasional.
2. Tentara Rakyat.
3. Tentara Revolusi.
Esensinya adalah bahwa Prajurit TNI harus memiliki militansi sbb:
1. Memiliki keunggulan moral dan moril.
2. Pantang menyerah dan rela berkorban.
3. Senantiasa bersama-sama rakyat.
1. Jogjakarta, 12 Nopember 1945
Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya, sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagi pula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh.
Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga.
2. Jogjakarta, 1 Januari 1946
Tentara bukan merupakan suatu golongan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yg berdiri diatas masyarakat, tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.
3. Jogjakarta, 17 Pebruari 1946
Kami tentara Republik Indonesia akan timbul dan tenggelam bersama negara.
4. Jogjakarta, 25 Mei 1946
Sanggup mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negara Republik Indonesia, yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, sampai titik darah penghabisan.
5. Jogjakarta, 27 Nopember 1946
Karena kewajiban kamulan untuk tetap pada pendirian semula, mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa kita seluruhnya.
6. Jogjakarta, 5 Oktober 1949
Pelihara TNI, pelihara angkatan perang kita, jangan sampai tni dikuasai oleh partai politik manapun juga.
Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan parjurit yang mudah dibelokkan haluannya, kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara.
7. Jogjakarta, Januari 1948
Bahwa kemerdekaan satu negara, yang didirikan diatas timbunan runtuhan ribuan jiwa-harta-benda dari rakyat dan bangsanya, tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia siapapun juga.
8. Jogjakarta, 17 Agustus 1948
Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntu bela, siapapun lawan yang aku hadapi.
9. Jagjakarta, 1 Agustus 1949
Bahwa satu-satunya hak milik nasional/republic yang masih utuh tidak berubah-ubah, meskipun harus mengalami segala macam soal dan perubahan, hanyalah angkatan perang Republik Indonesia (Tentara Nasional Indonesia)
10. Jogjakarta, 4 Oktober 1949
Jangan mudah tergelincir dalam saat-saat seperti ini, segala tipu muslihat dan provokasi-provokasi yang tampak atau tersembunyi dapat dilalui dengan selamat, kalau kita waspada dan bertindak sebagai patriot.
Angkatan perang Republik Indonesia lahir dik medan perjuangan kemerdekaan nasional. Ditengah-tengah dan dari revolusirakyat dalam pergolakan membela kemerdekaan itu, karena itu angkatan perang Republik Indonesia adalah :
1. Tentara Nasional.
2. Tentara Rakyat.
3. Tentara Revolusi.
Esensinya adalah bahwa Prajurit TNI harus memiliki militansi sbb:
1. Memiliki keunggulan moral dan moril.
2. Pantang menyerah dan rela berkorban.
3. Senantiasa bersama-sama rakyat.
Category:
0
komentar
Islam New Years... yeah...
sorry, i'm late posting this entry
ok. I'm really happy, because I'm moslem. i will share about my wishes in 1434 H.
new years is time to make new wishes, time to introspect about what we do yesterday.
In my live, new years eve is not special, but the special think is about new spirit, new spirit for study hard, new spirit to search ridho Alloh SWT and ridho of my parents.
In 1434 H, I wishes I can get AAL, AKPOL, IPDN, STSN, ITS, try to move from akhlakul mazmumah to akhlakul mahmudah. And be a man who can benefically for our people. Closer with Alloh SWT, because Alloh SWT is my goal. And succesfull in National Examinition. Aamiin
That's all about my wishes, what about you my friends ?
sorry, i'm late posting this entry
ok. I'm really happy, because I'm moslem. i will share about my wishes in 1434 H.
new years is time to make new wishes, time to introspect about what we do yesterday.
In my live, new years eve is not special, but the special think is about new spirit, new spirit for study hard, new spirit to search ridho Alloh SWT and ridho of my parents.
In 1434 H, I wishes I can get AAL, AKPOL, IPDN, STSN, ITS, try to move from akhlakul mazmumah to akhlakul mahmudah. And be a man who can benefically for our people. Closer with Alloh SWT, because Alloh SWT is my goal. And succesfull in National Examinition. Aamiin
That's all about my wishes, what about you my friends ?
Category:
0
komentar
yah, pagi ini saya pengen cerita sama temen-temen semua. ya, ini tentang ilmu fisika yang baru aku dapet, mungkin nggak begitu menarik buat temen-temen semua, tapi ini bener-bener pelajaran yang berharga dalam hidup saya.
waktu itu hari sabtu, aku dapet materi tentang teori relativitas, pertama dapet materi tentang postulat einstein yang bunyinya gini.
1. Semua kecepatan bersifat nisbi/ relatif
that mean tidak mungkin menentukan kecepatan mutlak suatu objek
2. Kecepatan cahaya adalah tetap tanpa melihat apakah benda itu bergerak atau tidak.
untuk postulat pertama dapat kita terima dengan baik, karena kita sudah tahu dari dulu, tapi bagaimana dengan yang kedua ?
saya pun masih berputar dalam lingkaran kebingungan karena hayalan einstein itu, tapi perlahan saya mempelajarinya ternyata benar. bahwa kecepatan cahaya itu konstan. kalo temen-temen tahu waktu yang dibutuhkan untuk memancarkan cahaya dari jarak 1m dengan 1 km itu sama, mungkin temen-temen langsung respon "bagaimana mungkin ? tidak mungkin waktu itu sama !" saya pun dulunya sama kaya temen-temen nggak bisa terima postulat ini, peneliti-peneliti waktu dulu saat einstein memaparkan postulat inipun tidak bisa menerima, postulat ini baru diterima setelah 12 tahun dari peristiwa itu.
Lalu apa yang menarik ?
bentar temen-temen, ini yang mau aku ceritain, ketika sebuah objek berkecepatan dengan kecepatan mendekati cahaya, maka objek itu akan mengecil, Loh kok bisa ? yah, saya belum bisa menjelaskan tentang itu, saya belum tahu persis ilmunya, selanjutnya ketika objek berkecepatan mendekati kecepatan cahaya maka objek itu (makhluk hidup) akan mengalami perlambatan metabolisme. lah ini yang akan saya terangkan kaitannya dengan agama kita yaitu ISLAM.
ok, gini ceritanya
semua umat Islam pasti tahu tentang Nabi Isa A.S, beliau adalah nabi yang diberi wahyu oleh Alloh yaitu kitab Injil. beliau diangkat oleh Alloh ke langit ke tujuh dengan kecepatan cahaya, banyak dari teman-teman menanyakan, apakah besok waktu nabi Isa diturunkan di bukit tursina sudah tua renta ? ini bisa kita jawab dari paparan sebelumnya bahwa ketika makhluk hidup berkecepatan mendekati kecepatan cahaya, maka ia akan mengalami perlambatan metabolisme, mulai dari perubahan kulit, dan lain sebagainya, maka bisa dipastikan Nabi Isa ketika kembali ke dunia masih muda, bukan tua renta.
Lalu, pertanyaan yang sering muncul dari benak kita, tentang malaikat pencabut nyawa, bagaimana mekanisme kerja para malaikat kok bisa mencabut nyawa di amerika hampir bersamaan dengan di Indonesia ? apakah malaikat punya berjuta-juta tangan ? apa punya kembaran ?
bukan itu jawabannya, gini temen-temen sederhana aja njelasinnya, temen-temen tahu kan malaikat dibuatnya dari apa ? Allright, nur atau cahaya, kalian juga tahu kan kecepatan cahaya, yaitu 3 kali 10 pangkat 8, maka kita tidak usah heran ketika malaikat kok bisa mencabut nyawa di Amerika dengan di Indonesia hampir bersamaan.
Subhanalloh, Maha Suci Alloh dengan segala kesempurnaannya. semoga kita semakin tunduk dan taat, serta selalu mengharap ridhoNya.
Bersambung....
Category:
0
komentar
Pahlawanku…
Jiwa ini ingin menyatu bersama jiwamu…
Laranya pertiwi, terasa begitu dalam . . .
Andai kau masih di sini . . .
Temani aku dalam tangis bersama pertiwi . . .
Kau berjuang dengan mata hati
Mata hati yang begitu tajam . . .
Aku . . .
Aku ingin bersamamu pahlawanku . . .
Dalam setiap langkahku . . .
Dalam setiap detakan jantung . . .
Jantung yang berdebar kencang mendengar tangisan Pertiwi . .
.
Senyum ikhlasmu, pantang menyerah, adalah jiwamu . . .
Waktu telah menggilas semua . . .
Pengorbanan demi Pertiwi yang dikasihi . . .
Tangan dan harta kau kerahkan . . .
Darah, dan keringat kau kucurkan . . .
Demi mencapai kemenangan . . .
Tuhan, satukanlah jiwaku bersama jiwa pahlawanku
Kebumen,2 1 Oktober 2012
Laksamana Besar Ahmad
Marzuki
Category:
0
komentar
Ada gesekan yang merugikan tetapi ada pula gesekan yang
menguntungkan. Petir merupakan pertunjukan loncatan listrik statis yang
kasat mata. Pada dasarnya, petir terjadi karena adanya gesekan
antarpartikel. Fenomena gesekan sebagai pembangkit listrik itu akan kamu
pelajari pada bab ini. Pada bab ini kamu akan mempelajari hal-hal yang
berkaitan dengan gejala listrik statis dan penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari.
Ketika menjelang hujan lebat turun, di langit tampak adanya kilat yang mengeluarkan cahaya dan dalam selang waktu yang sangat singkat terdengar suara guntur yang menggelegar. Petir merupakan loncatan muatan yang dapat menimbulkan bunga api listrik. Petir mampu membakar pohon besar atau gedung yang tinggi, karena suhunya dapat mencapai 28.0000 C. Apakah yang menyebabkan terjadinya petir? Bagaimanakah proses terjadinya petir?
A. BENDA BERMUATAN LISTRIK
Kamu sudah mengetahui bahwa benda tersusun oleh partikelpartikel zat. Partikel zat yang ukurannya paling kecil dan tidak dapat dibagi-bagi lagi disebut atom. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan selanjutnya, atom ternyata masih dapat dibagi-bagi lagi. Tiap atom tersusun dari inti atom dan elektron. Inti atom (nukleus) terdiri atas proton dan neutron. Adapun, elektron bergerak mengelilingi inti atom pada lintasannya dan mendapat gaya tarik inti atom. Partikel yang bermuatan negatif disebut elektron. Partikel yang bermuatan positif disebut proton. Massa proton dan elektron lebih besar dibandingkan dengan massa elektron.
Gaya ikat inti terhadap elektron antara bahan satu dengan lain berbeda. Karena sesuatu hal, elektron dapat lepas dari lintasannya dan berpindah ke atom lain. Perpindahan elektron tersebut menyebabkan perubahan muatan suatu atom. Berdasarkan hal itu atom dikelompokkan menjadi tiga yaitu bermuatan negatif, bermuatan positif, dan netral.
Atom dikatakan bermuatan negatif jika kelebihan elektron, sedangkan atom dikatakan bermuatan positif, jika kekurangan elektron. Adapun, yang dikatakan atom netral jika jumlah proton dan elektronnya sama.
Muatan listrik tidak dapat dilihat oleh mata tetapi efeknya dapat dirasakan dan diamati gejalanya. Besar muatan listrik proton dan elektron adalah sama, tetapi jenisnya yang berbeda. Muatan positif (proton) ditandai dengan “ + “ sedangkan muatan negatif (elektron) ditandai “ – “.
Gambar 7.2a benda memiliki masing-masing 4 muatan positif dan muatan negatif. Karena jumlah proton (+) sama dengan jumlah elektron (-), maka benda tersebut termasuk benda netral. Gambar 7.2b benda memiliki 8 muatan positif dan 3 muatan negatif. Karena jumlah proton (+) lebih banyak daripada jumlah elektron (-) atau benda kekurangan elektron, maka benda tersebut termasuk bermuatan positif. Gambar 7.2c benda memiliki 3 muatan positif dan 7 muatan negatif. Karena jumlah proton (+) lebih sedikit daripada jumlah elektron (-) atau benda kelebihan elektron, maka benda tersebut termasuk bermuatan negatif. Muatan listrik dilambangkan dengan huruf Q. Satuannya dalam SI adalah coulomb (C).
B. MEMBUAT BENDA BERMUATAN LISTRIK
Kamu sudah mengetahui bahwa atom ada yang bermuatan listrik dan ada yang netral. Demikian pula dengan benda. Benda netral dapat dibuat menjadi bermuatan listrik dengan cara menggosok. Mengapa hal itu dapat terjadi? Untuk memahami lebih jauh membuat benda netral menjadi benda bermuatan listrik lakukan Kegiatan 7.1 secara berkelompok. Sebelumnya, bentuklah satu kelompok yang terdiri 4 siswa; 2 laki-laki dan 2 perempuan.
Penggaris plastik yang semula dalam keadaan netral (tidak bermuatan listrik), sehingga tidak mampu menarik serpihan kertas kecil. Ketika penggaris plastik digosok kain wol berarti memberikan energi kepada elektron untuk berpindah. Perpindahan elektron terjadi pada kain wol menuju penggaris plastik. Penggaris plastik akan bermuatan negatif karena mendapat sejumlah elektron dari kain wol. Akibatnya penggaris plastik kelebihan elektron. Pindahnya elektron pada kain wol mengakibatkan kain wol kekurangan elektron sehingga kain wol bermuatan positif. Penggaris plastik yang telah bermuatan listrik dapat menarik serpihan kertas kecil.
Tahukah kamu mengapa serpihan kertas dapat menempel pada penggaris plastik? Untuk mengetahui jawabannya, ikutilah uraian berikut.
Benda bermuatan positif maupun negatif dapat menarik benda netral. Benda yang bermuatan listrik berusaha memengaruhi muatan yang tidak sejenis pada benda netral dan berupaya menarik ke arahnya. Akibatnya pada benda netral tersebut terjadi pemisahan muatan. Peristiwa pemisahan muatan listrik pada benda netral akibat benda bermuatan listrik didekatkan disebut induksi listrik.
Induksi (pengaruh) listrik ini dapat digunakan untuk membuat benda netral menjadi bermuatan listrik. Benda bermuatan negatif jika didekatkan benda netral akan menarik semua muatan positif benda netral ke salah satu ujung, akibatnya ujung yang lain bermuatan negatif. Jika muatan negatif dihubungkan dengan bumi kemudian diputus, benda netral tadi akan berubah menjadi benda bermuatan positif.
Penggaris plastik yang digosok dengan kain wol dapat menarik kertas-kertas kecil. Serpihan kertas kecil dapat ditarik penggaris plastik yang telah bermuatan listrik negatif, karena kertas kecil yang netral itu terinduksi oleh muatan negatif dari mistar plastik. Elektron pada ujung kertas yang dekat dengan mistar akan ditolak dan pindah ke bagian ujung lainnya. Adapun, muatan positif kertas kecil akan ditarik dan berkumpul mendekati bagian ujung kertas yang dekat dengan penggaris. Akibat perbedaan jenis muatan tersebut, terjadilah tarik-menarik antara kertas dengan penggaris. Karena penggaris memiliki jumlah muatan yang lebih banyak, maka penggaris dapat menarik kertas kecil.
Kejadian yang sama terjadi pada batang kaca dan kain sutra yang mula-mula merupakan dua benda netral. Jika batang kaca digosok dengan kain sutra, elektron-elektron dari kaca akan berpindah menuju kain sutra. Kaca menjadi bermuatan positif, karena kekurangan elektron. Kain sutra yang mendapat tambahan elektron akan bermuatan negatif. Jenis muatan yang dihasilkan bergantung jenis benda yang digosok dan jenis benda yang digunakan untuk menggosok. Kain wol dapat bermuatan positif jika digunakan untuk menggosok penggaris plastik. Namun, kain sutra dapat bermuatan negatif jika digunakan untuk menggosok kaca. Kaca dan kain sutra mula-mula termasuk benda netral. Jika batang kaca digosok dengan kain sutra, akan terjadi perpindahan elektron dari kaca menuju kain sutra. Kaca akan kekurangan elektron sehingga bermuatan positif.
C. SIFAT-SIFAT MUATAN LISTRIK
Kamu sudah mengetahui bahwa benda bermuatan listrik, baik positif atau negatif, dapat menarik serpihan kertas kecil. Bagaimanakah jika benda-benda yang bermuatan saling didekatkan? Untuk mengetahui jawabannya cobalah melakukan kegiatan berikut secara berkelompok. Sebelumnya, bentuklah satu kelompok yang terdiri 4 siswa; 2 laki-laki dan 2 perempuan.
Pada percobaan diperoleh bahwa batang kaca yang didekati sisir plastik akan tarik-menarik. Hal ini terjadi akibat gosokan dengan kain wol batang kaca bermuatan positif dan sisir plastik akan bermuatan negatif. Dengan demikian, muatan yang tidak sama (positif – negatif) apabila berdekatan akan saling menarik. Perbedaan terjadi pada ebonit dan sisir plastik. Ebonit yang didekati sisir plastik akan tolak-menolak. Hal ini disebabkan jenis muatan listrik yang dihasilkan akibat gosokan antara ebonit dan sisir plastik sama, yaitu muatan negatif. Jadi, muatan yang sejenis (negatif – negatif) jika berdekatan akan tolak-menolak. Percobaan seperti Gambar 7.6 dan Gambar 7.7 menunjukkan adanya gaya tarik-menarik dan gaya tolak-menolak antara muatan dari benda yang berbeda, yaitu kaca dengan sisir plastik dan ebonit dengan sisir plastik. Dapatkah gaya tarik-menarik dan gaya tolakmenolak terjadi pada benda yang sama? Gaya tarik-menarik atau gaya tolak-menolak antarmuatan dapat terjadi pada benda yang sama, misalnya dua batang kaca. Jika kedua batang kaca digosok dengan kain sutra dan didekatkan, akan tolak-menolak, karena kedua benda bermuatan sejenis. Hal yang sama dapat terjadi pada dua penggaris plastik yang digosok dengan kain wol.
D. HUKUM COULOMB
Charles Augustin de Coulomb, seorang fisikawan berkebangsaan Perancis, pada tahun 1785 pertama kali yang meneliti hubungan gaya listrik dengan dua muatan dan jarak antara keduanya dengan menggunakan sebuah neraca puntir. Untuk mengenang jasa Charles A. de Coulomb, namanya digunakan untuk satuan internasional muatan listrik, yaitu coulomb (C). Gaya tarik-menarik atau gaya tolak-menolak antara dua muatan listrik disebut gaya Coulomb (Fc). Apabila dua muatan yang berdekatan jenis muatannya sama, maka gaya Coulombnya berupa gaya tolak-menolak. Sebaliknya, dua muatan yang berdekatan jenis muatannya tak senama, maka gaya Coulombnya berupa gaya tarikmenarik. Besar gaya Coulomb bergantung pada:
a. besar masing-masing muatan (Q1 dan Q2 ),
b. kuadrat jarak antara dua muatan (r2).
D. PENERAPAN LISTRIK STATIS
1. Petir (Halilintar)
Sebelum hujan badai awan dalam kondisi netral, jumlah proton sama dengan jumlah elektron. Ketika hujan badai terjadi gesekan antara partikel-partikel awan dengan udara sehingga menyebabkan awan bermuatan listrik. Apabila awan melewati gedung yang tinggi, muatan negatif di dasar awan akan menginduksi bangunan gedung hingga muatan positif bergerak ke atas terkumpul di puncak gedung. Adapun, muatan negatif ditolak ke dasar gedung. Perbedaan jenis muatan antara awan dengan puncak gedung menyebabkan medan listrik. Apabila muatan pada awan bertambah, gaya elektrostatis akan memaksa muatan negatif meloncat secara tibatiba dari dasar awan ke puncak gedung yang disertai dengan bunga api listrik. Apabila hal itu terjadi, maka dikatakan gedung tersambar petir. Pelepasan muatan listrik secara tiba-tiba menghasilkan bunga api listrik yang disebut petir. Loncatan muatan melalui udara menghasilkan cahaya sangat kuat dan panas yang menyebabkan udara memuai mendadak. Pemuaian udara yang mendadak menghasilkan bunyi ledakan menggelegar yang disebut guntur. Petir dapat terjadi dari awan ke bumi (seperti Gambar 7.11), dari bumi ke awan, atau dari awan ke awan. Orang yang pertama kali menyatakan bahwa petir merupakan listrik statis adalah Benjamin Franklin pada tahun 1700. Dalam penyelidikannya, dia mengungkapkan bahwa listrik statis dapat bergerak cepat pada bahan-bahan tertentu dan permukaan runcing lebih banyak menarik elektron daripada permukaan datar. Bagaimanakah menyelamatkan bangunan tinggi dari bahaya petir? Untuk menghindari bahaya petir di atas gedung perlu dipasang penangkal petir yang terbuat dari tembaga yang ditancapkan ke dalam tanah. Adapun, tembaga yang berujung runcing dipasang pada ujung bangunan. 2. Generator Van de Graff
Generator Van de Graff adalah mesin pembangkit listrik yang biasa dipakai untuk penelitian di laboratorium. Meskipun jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, kamu dapat mengetahui perihal generator tersebut melalui uraian berikut. Generator Van de Graff terdiri atas:
a. dua ujung runcing yang terdapat di bagian atas dan bawah,
b. sebuah silinder logam yang terdapat di bagian bawah,
c. sebuah silinder politilen yang terdapat di bagian atas,
d. sabuk karet yang menghubungkan kedua silinder,
e. konduktor berongga berbentuk bola (kubah).
Generator Van de Graff prinsip kerjanya sama dengan menghasilkan muatan listrik dengan cara menggosok (metode gesekan). Gesekan antara sabuk karet dengan silinder logam bagian bawah menimbulkan muatan listrik negatif pada sabuk karet. Gesekan antara sabuk karet dengan silinder politilen bagian atas menimbulkan muatan listrik positif pada sabuk karet. Gerakan sabuk karet ke atas membawa muatan negatif mengalir ke kubah melalui ujung runcing di bagian atas. Elektron akan tersebar menempati seluruh permukaan kubah. Pada kubah bagian dalam tidak terdapat elektron. Adapun, gerakan sabuk karet ke bawah membawa muatan positif. Muatan positif sabuk karet ini mengalir melalui ujung runcing bawah ke tanah untuk dinetralkan. Silinder logam bawah dijalankan dengan motor listrik, sehingga sabuk karet terus-menerus bergerak, menghasilkan muatan negatif mengalir ke kubah, sehingga terbentuk muatan listrik yang besar pada kubah generator Van de Graff.
Ketika menjelang hujan lebat turun, di langit tampak adanya kilat yang mengeluarkan cahaya dan dalam selang waktu yang sangat singkat terdengar suara guntur yang menggelegar. Petir merupakan loncatan muatan yang dapat menimbulkan bunga api listrik. Petir mampu membakar pohon besar atau gedung yang tinggi, karena suhunya dapat mencapai 28.0000 C. Apakah yang menyebabkan terjadinya petir? Bagaimanakah proses terjadinya petir?
A. BENDA BERMUATAN LISTRIK
Kamu sudah mengetahui bahwa benda tersusun oleh partikelpartikel zat. Partikel zat yang ukurannya paling kecil dan tidak dapat dibagi-bagi lagi disebut atom. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan selanjutnya, atom ternyata masih dapat dibagi-bagi lagi. Tiap atom tersusun dari inti atom dan elektron. Inti atom (nukleus) terdiri atas proton dan neutron. Adapun, elektron bergerak mengelilingi inti atom pada lintasannya dan mendapat gaya tarik inti atom. Partikel yang bermuatan negatif disebut elektron. Partikel yang bermuatan positif disebut proton. Massa proton dan elektron lebih besar dibandingkan dengan massa elektron.
Gaya ikat inti terhadap elektron antara bahan satu dengan lain berbeda. Karena sesuatu hal, elektron dapat lepas dari lintasannya dan berpindah ke atom lain. Perpindahan elektron tersebut menyebabkan perubahan muatan suatu atom. Berdasarkan hal itu atom dikelompokkan menjadi tiga yaitu bermuatan negatif, bermuatan positif, dan netral.
Atom dikatakan bermuatan negatif jika kelebihan elektron, sedangkan atom dikatakan bermuatan positif, jika kekurangan elektron. Adapun, yang dikatakan atom netral jika jumlah proton dan elektronnya sama.
Muatan listrik tidak dapat dilihat oleh mata tetapi efeknya dapat dirasakan dan diamati gejalanya. Besar muatan listrik proton dan elektron adalah sama, tetapi jenisnya yang berbeda. Muatan positif (proton) ditandai dengan “ + “ sedangkan muatan negatif (elektron) ditandai “ – “.
Gambar 7.2a benda memiliki masing-masing 4 muatan positif dan muatan negatif. Karena jumlah proton (+) sama dengan jumlah elektron (-), maka benda tersebut termasuk benda netral. Gambar 7.2b benda memiliki 8 muatan positif dan 3 muatan negatif. Karena jumlah proton (+) lebih banyak daripada jumlah elektron (-) atau benda kekurangan elektron, maka benda tersebut termasuk bermuatan positif. Gambar 7.2c benda memiliki 3 muatan positif dan 7 muatan negatif. Karena jumlah proton (+) lebih sedikit daripada jumlah elektron (-) atau benda kelebihan elektron, maka benda tersebut termasuk bermuatan negatif. Muatan listrik dilambangkan dengan huruf Q. Satuannya dalam SI adalah coulomb (C).
B. MEMBUAT BENDA BERMUATAN LISTRIK
Kamu sudah mengetahui bahwa atom ada yang bermuatan listrik dan ada yang netral. Demikian pula dengan benda. Benda netral dapat dibuat menjadi bermuatan listrik dengan cara menggosok. Mengapa hal itu dapat terjadi? Untuk memahami lebih jauh membuat benda netral menjadi benda bermuatan listrik lakukan Kegiatan 7.1 secara berkelompok. Sebelumnya, bentuklah satu kelompok yang terdiri 4 siswa; 2 laki-laki dan 2 perempuan.
Penggaris plastik yang semula dalam keadaan netral (tidak bermuatan listrik), sehingga tidak mampu menarik serpihan kertas kecil. Ketika penggaris plastik digosok kain wol berarti memberikan energi kepada elektron untuk berpindah. Perpindahan elektron terjadi pada kain wol menuju penggaris plastik. Penggaris plastik akan bermuatan negatif karena mendapat sejumlah elektron dari kain wol. Akibatnya penggaris plastik kelebihan elektron. Pindahnya elektron pada kain wol mengakibatkan kain wol kekurangan elektron sehingga kain wol bermuatan positif. Penggaris plastik yang telah bermuatan listrik dapat menarik serpihan kertas kecil.
Tahukah kamu mengapa serpihan kertas dapat menempel pada penggaris plastik? Untuk mengetahui jawabannya, ikutilah uraian berikut.
Benda bermuatan positif maupun negatif dapat menarik benda netral. Benda yang bermuatan listrik berusaha memengaruhi muatan yang tidak sejenis pada benda netral dan berupaya menarik ke arahnya. Akibatnya pada benda netral tersebut terjadi pemisahan muatan. Peristiwa pemisahan muatan listrik pada benda netral akibat benda bermuatan listrik didekatkan disebut induksi listrik.
Induksi (pengaruh) listrik ini dapat digunakan untuk membuat benda netral menjadi bermuatan listrik. Benda bermuatan negatif jika didekatkan benda netral akan menarik semua muatan positif benda netral ke salah satu ujung, akibatnya ujung yang lain bermuatan negatif. Jika muatan negatif dihubungkan dengan bumi kemudian diputus, benda netral tadi akan berubah menjadi benda bermuatan positif.
Penggaris plastik yang digosok dengan kain wol dapat menarik kertas-kertas kecil. Serpihan kertas kecil dapat ditarik penggaris plastik yang telah bermuatan listrik negatif, karena kertas kecil yang netral itu terinduksi oleh muatan negatif dari mistar plastik. Elektron pada ujung kertas yang dekat dengan mistar akan ditolak dan pindah ke bagian ujung lainnya. Adapun, muatan positif kertas kecil akan ditarik dan berkumpul mendekati bagian ujung kertas yang dekat dengan penggaris. Akibat perbedaan jenis muatan tersebut, terjadilah tarik-menarik antara kertas dengan penggaris. Karena penggaris memiliki jumlah muatan yang lebih banyak, maka penggaris dapat menarik kertas kecil.
Kejadian yang sama terjadi pada batang kaca dan kain sutra yang mula-mula merupakan dua benda netral. Jika batang kaca digosok dengan kain sutra, elektron-elektron dari kaca akan berpindah menuju kain sutra. Kaca menjadi bermuatan positif, karena kekurangan elektron. Kain sutra yang mendapat tambahan elektron akan bermuatan negatif. Jenis muatan yang dihasilkan bergantung jenis benda yang digosok dan jenis benda yang digunakan untuk menggosok. Kain wol dapat bermuatan positif jika digunakan untuk menggosok penggaris plastik. Namun, kain sutra dapat bermuatan negatif jika digunakan untuk menggosok kaca. Kaca dan kain sutra mula-mula termasuk benda netral. Jika batang kaca digosok dengan kain sutra, akan terjadi perpindahan elektron dari kaca menuju kain sutra. Kaca akan kekurangan elektron sehingga bermuatan positif.
C. SIFAT-SIFAT MUATAN LISTRIK
Kamu sudah mengetahui bahwa benda bermuatan listrik, baik positif atau negatif, dapat menarik serpihan kertas kecil. Bagaimanakah jika benda-benda yang bermuatan saling didekatkan? Untuk mengetahui jawabannya cobalah melakukan kegiatan berikut secara berkelompok. Sebelumnya, bentuklah satu kelompok yang terdiri 4 siswa; 2 laki-laki dan 2 perempuan.
Pada percobaan diperoleh bahwa batang kaca yang didekati sisir plastik akan tarik-menarik. Hal ini terjadi akibat gosokan dengan kain wol batang kaca bermuatan positif dan sisir plastik akan bermuatan negatif. Dengan demikian, muatan yang tidak sama (positif – negatif) apabila berdekatan akan saling menarik. Perbedaan terjadi pada ebonit dan sisir plastik. Ebonit yang didekati sisir plastik akan tolak-menolak. Hal ini disebabkan jenis muatan listrik yang dihasilkan akibat gosokan antara ebonit dan sisir plastik sama, yaitu muatan negatif. Jadi, muatan yang sejenis (negatif – negatif) jika berdekatan akan tolak-menolak. Percobaan seperti Gambar 7.6 dan Gambar 7.7 menunjukkan adanya gaya tarik-menarik dan gaya tolak-menolak antara muatan dari benda yang berbeda, yaitu kaca dengan sisir plastik dan ebonit dengan sisir plastik. Dapatkah gaya tarik-menarik dan gaya tolakmenolak terjadi pada benda yang sama? Gaya tarik-menarik atau gaya tolak-menolak antarmuatan dapat terjadi pada benda yang sama, misalnya dua batang kaca. Jika kedua batang kaca digosok dengan kain sutra dan didekatkan, akan tolak-menolak, karena kedua benda bermuatan sejenis. Hal yang sama dapat terjadi pada dua penggaris plastik yang digosok dengan kain wol.
D. HUKUM COULOMB
Charles Augustin de Coulomb, seorang fisikawan berkebangsaan Perancis, pada tahun 1785 pertama kali yang meneliti hubungan gaya listrik dengan dua muatan dan jarak antara keduanya dengan menggunakan sebuah neraca puntir. Untuk mengenang jasa Charles A. de Coulomb, namanya digunakan untuk satuan internasional muatan listrik, yaitu coulomb (C). Gaya tarik-menarik atau gaya tolak-menolak antara dua muatan listrik disebut gaya Coulomb (Fc). Apabila dua muatan yang berdekatan jenis muatannya sama, maka gaya Coulombnya berupa gaya tolak-menolak. Sebaliknya, dua muatan yang berdekatan jenis muatannya tak senama, maka gaya Coulombnya berupa gaya tarikmenarik. Besar gaya Coulomb bergantung pada:
a. besar masing-masing muatan (Q1 dan Q2 ),
b. kuadrat jarak antara dua muatan (r2).
D. PENERAPAN LISTRIK STATIS
1. Petir (Halilintar)
Sebelum hujan badai awan dalam kondisi netral, jumlah proton sama dengan jumlah elektron. Ketika hujan badai terjadi gesekan antara partikel-partikel awan dengan udara sehingga menyebabkan awan bermuatan listrik. Apabila awan melewati gedung yang tinggi, muatan negatif di dasar awan akan menginduksi bangunan gedung hingga muatan positif bergerak ke atas terkumpul di puncak gedung. Adapun, muatan negatif ditolak ke dasar gedung. Perbedaan jenis muatan antara awan dengan puncak gedung menyebabkan medan listrik. Apabila muatan pada awan bertambah, gaya elektrostatis akan memaksa muatan negatif meloncat secara tibatiba dari dasar awan ke puncak gedung yang disertai dengan bunga api listrik. Apabila hal itu terjadi, maka dikatakan gedung tersambar petir. Pelepasan muatan listrik secara tiba-tiba menghasilkan bunga api listrik yang disebut petir. Loncatan muatan melalui udara menghasilkan cahaya sangat kuat dan panas yang menyebabkan udara memuai mendadak. Pemuaian udara yang mendadak menghasilkan bunyi ledakan menggelegar yang disebut guntur. Petir dapat terjadi dari awan ke bumi (seperti Gambar 7.11), dari bumi ke awan, atau dari awan ke awan. Orang yang pertama kali menyatakan bahwa petir merupakan listrik statis adalah Benjamin Franklin pada tahun 1700. Dalam penyelidikannya, dia mengungkapkan bahwa listrik statis dapat bergerak cepat pada bahan-bahan tertentu dan permukaan runcing lebih banyak menarik elektron daripada permukaan datar. Bagaimanakah menyelamatkan bangunan tinggi dari bahaya petir? Untuk menghindari bahaya petir di atas gedung perlu dipasang penangkal petir yang terbuat dari tembaga yang ditancapkan ke dalam tanah. Adapun, tembaga yang berujung runcing dipasang pada ujung bangunan. 2. Generator Van de Graff
Generator Van de Graff adalah mesin pembangkit listrik yang biasa dipakai untuk penelitian di laboratorium. Meskipun jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, kamu dapat mengetahui perihal generator tersebut melalui uraian berikut. Generator Van de Graff terdiri atas:
a. dua ujung runcing yang terdapat di bagian atas dan bawah,
b. sebuah silinder logam yang terdapat di bagian bawah,
c. sebuah silinder politilen yang terdapat di bagian atas,
d. sabuk karet yang menghubungkan kedua silinder,
e. konduktor berongga berbentuk bola (kubah).
Generator Van de Graff prinsip kerjanya sama dengan menghasilkan muatan listrik dengan cara menggosok (metode gesekan). Gesekan antara sabuk karet dengan silinder logam bagian bawah menimbulkan muatan listrik negatif pada sabuk karet. Gesekan antara sabuk karet dengan silinder politilen bagian atas menimbulkan muatan listrik positif pada sabuk karet. Gerakan sabuk karet ke atas membawa muatan negatif mengalir ke kubah melalui ujung runcing di bagian atas. Elektron akan tersebar menempati seluruh permukaan kubah. Pada kubah bagian dalam tidak terdapat elektron. Adapun, gerakan sabuk karet ke bawah membawa muatan positif. Muatan positif sabuk karet ini mengalir melalui ujung runcing bawah ke tanah untuk dinetralkan. Silinder logam bawah dijalankan dengan motor listrik, sehingga sabuk karet terus-menerus bergerak, menghasilkan muatan negatif mengalir ke kubah, sehingga terbentuk muatan listrik yang besar pada kubah generator Van de Graff.
Category:
0
komentar
Aku ?
Kau tahu aku ? siapa aku ?
Ya benar aku adalah saya,
Aku saya ? benarkah ?
Ya saya itu aku..
Hrrr...
Aku ada masalah ? berarti saya bermasalah ?
Tak taulah, aku bingung karena saya juga bingung ?
Lho kok ? tau darimana saya bingung ?
Apa dari aku ?
Entahlah.. hemm.....
Kenapa ? Belum teratasi masalahku ?
Kata saya sudah... Apa hubungannya denganku ?
Oh ya aku kan saya...
Benarkah ?
Jangan kau buat pusing aku ?
Nanti saya pusing
Kenapa saya pusing ? kan aku yang pusing ?
Entahlah...
semoga semua masalahku teratasi, dan saya tak pusing...
Kebumen, 29 September 2012
Laksamana Besar Ahmad Marzuki
Category:
0
komentar
Aku...
Sendiri...
Masih sendiri...
Aku masih ingin sendiri, lebih memfokuskan mencari ridho
Illahi...
Pacaran ? aku masih ada hutang... nanti tunggu waktu yang
akan datang...
Aku disini, hanya ingin belajar mencintai, jika engkau ingin
mencintaiku, aku ingin kau cintaiku karena Allah... bukan karena paras, harta,
atau apapun yang aku miliki..
karena sejatinya semua yang kumiliki hanyalah
milik Allah...
tapi untuk pacaran, tunggu waktu yang akan datang...
Aku ingin mencintai seseorang dengan sederhana....
dengan penuh
pengertian..
dan penuh kasih sayang..
Aku tak ingin mencintai
seseorang dengan penuh kesombongan, yang aku ingin hanyalah kerendahan hati...
Tapi tunggulah waktu, aku masih punya hutang
Pada-Mu Ya Rabbku
Ya Allah, Yang Pemberi
segalanya...
Jika nanti datang saatnya,
selalu bimbinglah hamba, agar tak langgar peraturanMu,
Semoga cintaku esok,
adalah cinta yang diberkahi oleh-Mu Ya Allah...
Kebumen, 29 September 2012
Laksamana Besar Ahmad Marzuki
Category:
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)